BEASISWA bidik misi, kini tampaknya tak hanya diberikan untuk para mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) saja. Mulai tahun ini, pemerintah pusat memberikan anggaran bidik misi untuk mahasiswa dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Jadi tidak perlu khawatir bagi siswa yang tidak bisa diterima di Perguruan Tinggi Negeri masih memiliki kesempatan mendapatkan bidik misi meskipun kuliah di Perguruan Tinggi Swasta.
Di Jatim terdapat delapan PTS yang mendapatkan jatah. Antara lain yaitu STIE Perbanas Surabaya, STIE Malang Kucecwara Malang, STIESIA Surabaya, Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya, Universitas Widya Mandala (UWM), UPN Surabaya, dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Tiap kampus, mendapatkan jatah yang berbeda-beda. Untuk persyaratan penerima bidik misi PTS ini adalah kampus yang memiliki program studi (prodi) dengan akreditasi A. Selain itu, penghasilan orangtua maksimal Rp 3 juta dan berprestasi saat masih SMA/MA/SMK. Tiap mahasiswa mendapatkan jatah beasiswa sebesar Rp 6 juta per semester. Dari jumlah tersebut sebesar Rp 2,4 juta untuk biaya pendidikan di PTS, dan sisanya Rp 3,6 juta untuk biaya hidup selama satu semester.
Yang pasti, bantuan dari Dikti ini memang tidak bisa meng-cover secara penuh kebutuhan mahasiswa untuk kuliah. Sebab, dari pemerintah hanya sebesar Rp 6 juta saja dan itu sudah termasuk dengan biaya hidup. Padahal untuk kuliah di PTS, biaya pendidikannya saja bisa melebihi 6 juta per semester.
Karena itu, sifat beasiswa bidik misi PTS ini masih subsidi saja. Program ini hanya memberi kesempatan bagi mereka yang punya nilai akademik bagus, namun ekonominya masih kurang. Jadi ini merupakan kesempatan besar bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. (zack)
